بسم الله
الرحمن الرحيم ..
Ikhwa wa Akwat yg di rahmati
allah, semoga kita akan selalu di jaga oleh allah ‘azza wa jalla. Amiin..,
Pada kesempatan kali ini kami
akan mengupas sebuah isu yg sempat menggemparkan seluruh penghuni pondok
pesantren ARAFAH, yakni sebuah penggalan pertanyaan “benarkah ada hantu di
ARAFAH..??” “mengapa sangat banyak santri yg tidak selesai di pesantren ini
mengatakan faktor mereka hingga tidak menyelesaikan studi mereka di pondok ini
karena pondok ini banyak hantunya..!! apakah isu” ini benar adanya,,?? Atau hanya
dongeng belaka,,? Jika memang itu hanyalah sebuah dongeng, lantas bagaimana
dengan sebuah foto yg beredar di kalangan para santri ma’had arafah, yang
sempat membuat beberpa santri terkejut, dan seakan-akan mereka tak percaya
dengan foto penampaka tersebut.. memang jika di lihat sepintas, tak akan di
ketahui bahwa ada sesosok mahluk yg sedang hadir pada saat itu..
Foto ini diambil tepat di
belakang asrama ikhwa yg pada saat itu mereka sedang mengadakan sebuah kegiatan
sederhana di waktu libur malam, telah tampak 3 orang santri yg sedang beraksi
di depan camera dan ada juga yang sedang asik memotong (ubi) .. foto ini di
ambil oleh seorang santri alumni ma’had arafah Yang bernama Muhajir Mursida
pada tahun 2010 silam. Dia sendiri tak menyangka bahwa dia telah mengambil
gambar mahluk halus pada saat itu “ana sandiri le heran, kyapa sampe ada mahluk
di situ” ujarnya sambil nyengir.
Maka apakah semua isu” itu benar
adanya..?? disinilah kita akan tau jawabannya..
dalam al-qur’an telah allah katakan :
dalam al-qur’an telah allah katakan :
“Artinya : Katakanlah(hai Muhammad), Telah diwahyukan
kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (al-Qur’an), lalu mereka
berkata, Sesungguhnya kami telah mendengarkan al-Qur’an yang menakjubkan”.
[Al-Jinn: 1]
“Artinya : Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki
diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki diantara jin,
maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan”. [Al-Jinn: 6]
Dan dalam haditspun telah rosulullah kabarkan :
Dari Ibnu Mas’ud
Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam pada suatu malam. Kemudian kami kehilangan beliau, sehingga
kami pun mencari beliau di lembah-lembah dan perbukitan, lalu kami katakan,
‘Beliau telah dibawa terbang atau dibunuh. Sehingga kami bermalam dengan malam
yang tidak menyenangkan ditempat itu bersama suatu kaum. Pada pagi harinya kami
bangun dan ternyata beliau datang dari arah gua Hira’, maka kami katakan,
‘Wahai Rasulullah, kami telah kehilangan engkau, lalu kami mencarimu tetapi
kami tidak mendapatkan dirimu, sehingga kami bermalam dengan malam yang tidak
menyenangkan bersama suatu kaum disana’. Maka beliau bersabda:
“Artinya : Aku telah didatangi utusan dari jin, lalu aku
pergi bersamanya dan selanjutnya aku bacakan al-Qur’an kepada mereka”.
Lebih lanjut, Ibnu Mas’ud berkata, kemudian Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam berangkat bersama kami, lalu beliau
memperlihatkan kepada kami bekas-bekas mereka dan bekas api mereka. Dan mereka
(pun jin,) bertanya kepada beliau tentang perbekalan(makanan), maka beliau
bersabda, Bagi kalian setiap tulang yang disebutkan padanya nama Allah (pada
saat menyembelihnya atau memasaknya,). Tulang-tulang itu jatuh ketangan kalian
lebih baik dari daging. Dan setiap kotoran hewan adalah makanan bagi binatang
kalian. Kemudian Rasulullah bersabda:
“Artinya : Maka janganlah kalian beristinja dengan kedua
benda tersebut (tulang dan kotoran), karena keduanya adalah makanan
saudara-saudara kalian”.
Maka telah
jelas adanya mahluk halus seperti jin . dan bagi seorang muslim patut untuk
meyakini itu. Dan telah jelas pula bahwa di manapun itu, ada penghunina, namun
tak tampak oleh mata kita..
Lantas bagaimana
dengan perkataan para santri yang tak bisa melanjut sekolah dengan alasan isu”
tersebut..?? beberapa ustad di ma’had arafah telah meluruskan isu” ini.. dari penjelasan
tersebut kita telah mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya isu” tersebut
hanyalah sebuah alasan untuk para orangtua mereka agar mereka bisa pindah dari
pesanren arafah sehingga mereka bisa bebas di luar. karena memang mereka ingin
kebebasan. Dan sebenarnya itu hanyalah faktor rasa malas yg begitu
bertambah-tambah pada diri mereka.
Dan bagaimana
dengan foto yg telah meresahkan santri” arafah, terutama para ikhwa yg telah
banyak dari mereka yang tak ingin buang air di toilet belakang asrama lagi. Kami
telah menyelidiki sumber dari foto tersebut. Dan kami telah menghubungi para
ahli di bidangnya.. dan dari penjelasanya kami mendapatkan suatu kesimpulan yg
sempat mengagetkan . ternyata foto itu hanyalah tipuan semata. Foto itu di edit
sedemikian rupa agar di takuti oleh para santri ma’had arafah. Berikut adalah
pelakunya.
Jadi
kita semua telah tau bahwa sebenarnya faktor isu” penampakan hantu di arafah
memang ada , tapi tak tampak oleh mata kita, dan itu patut untuk kita yakini,
namun faktor yg begitu tampak adalah hantunya hantu, yakni rasa malas..
ketahuilah, setan selalu berusaha membuat para penuntut ilmu agar mereka
menjadi malas.. maka mari kita lawan rasa malas itu.. ok. Hehehe,, .. sampai
nanti di postingan kami selanjutnya. assalamu’alaikum..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar